Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label FotoVideografi

Prinsip kesatuan dalam desain

Unity atau lebih mudahnya disebut kesatuan adalah prinsip desain yang menyatukan beberapa prinsip desain dalam sebuah karya desain. Kesatuan membentuk kekompakan antara satu elemen yang berdampingan dengan elemen yang lain meskipun berbeda warna, skala atau style . Kesatuan adalah kesepakatan antara bagian-bagian yang membentuk keseluruhan desain. Kesatuan dicapai ketika setiap elemen individu dalam desain bersatu seperti teka-teki untuk menampilkan pandangan yang utuh. Bagaimana mencapai kesatuan?  Seperti yang disebutkan sebelumnya, kesatuan tercipta dari beberapa prinsip desain. Untuk itu kita harus cermat dalam menyatukan beberapa prinsip yang berbeda untuk mencapai kesan utuh. Sebagai contoh, kontras. Ketika desainer memberikan sentuhan berbeda pada suatu objek untuk membuat kontras, jika tidak cocok maka akan membuat objek tersebut tidak cocok dengan desain secara keseluruhan.  Salah satu cara untuk membuat kesatuan adalah dengan melihat atau mengingat kembali proses des...

Eye Trace dan Pengaplikasian di Davinci Resolve

Eye Trace itu singkatnya fokus mata manusia melihat video. Ketika beberapa klip video dengan berbagai angel kamera atau bahkan berbagai objek yang berbeda diputar berurutan mata kita akan berpindah fokus sesuai pergantian klip. Untuk membuat pemirsa video kita lebih betah dan tidak kehilangan fokus ketika melihat video, maka fokus objek suatu klip harus diperhatikan. Antara objek akhir suatu klip dengan klip yang selanjutnya usahakan sama posisinya. Atau minimal tidak terlalu jauh. Di Davinci Resolve ada satu tips yang bisa kita terapkan untuk menjaga Eye Trace ini. Yaitu menggunakan Ajustments Clip , letakkan di atas clip. Kemudian buka Effect Library , cari Open FX > Grid . Letakkan Grid di dalam Ajustments Clip .  Kita ambil contoh sebagai fokus penglihatan adalah potrait. Biasanya yang kita lihat adalah mata, maka mata ini yang akan kita jadikan acuan fokus akhir klip yang pertama. Pada awal klip berikutnya letakkan fokus pada tempat grip yang sama dengan posisi mata pa...

Mendapatkan Fokus Sempurna pada Kamera

Untuk mendapatkan fokus dengan komposisi yang tepat fokuskan objek di tengah untuk mempermudah dengan menekan shutter setengah. Kemudian geser objek ke pinggir atau ke tempat yang kita inginkan. Baru tekan shutter untuk mengambil gambar. Untuk mendapatkan fokus pada objek bergerak gunakan mode continues focus. Pada kondisi tertentu, manual fokus akan menghasilkan gambar yang lebih baik. Tergantung apa yang akan kita sampaikan melalui foto. https://youtu.be/-SwqYcNVmNc

2 Mode Kamera Utama

Ada 2 mode utama dalam kamera yang bisa kita gunakan untuk meninggalkan mode AUTO. Yang pertama, Aperture Priority. Yaitu untuk mengatur seberapa dalam objek. Maksudnya background objek akan dibuat blur atau tidak. Ini berguna untuk foto lansekap, atau potrait. Di kamera biasanya ditandai huruf A. Kemudian yang kedua, yaitu Sutter Speed Priority. Yaitu sebera cepat objek akan kita tangkap. Berguna untuk foto dengan objek yang bergerak. Di dalam kamera biasanya ditandai dengan huruf S. Dua mode tersebut bisa melatih kita untuk meninggalkan mode auto. Dan bisa digunakan dalam sebagian besar foto yang akan kita ambil. https://youtu.be/pk8beQ0VyIA

5 Tips Instagram Aestetic

Tips pertama, jadwalkan posting Ke dua, ambil foto sekaligus banyak untuk stok Ke tiga, gunakan Lighroom Preset khusus sehingga bisa konsisten Ke empat, temukan color coordinate dan teksture yang pas Terakhir, gunakan aplikasi untuk merencakan feed.  https://youtu.be/byHFmHEhAnE  

8 Tips Komposisi dalam Fotografi

Berbagai macam teori komposisi membuat kita 'mumet' karena harus sesuai dengan aturan tertentu untuk mendapatkan hasil foto yang bagus. Apakah menggunakan Rules of Thirth, Fibonanci, atau apa? 1. Posisi harus tepat. Posisi objek maupun kita sebagai pengambil gambar. Jangan terlalu sering melihat frame, tapi lihatlah posisi, kita ingin hasil yang seperti apa. 2. Gunakan handphone untuk mencari frame yang tepat. Karena kita akan mengambil gambar 2 dimensi sedangkan mata kita mengambil gambar tiga dimensi. 3. Berhati-hatilah dengan Rules of Thirth. Karena kita terlalu perhatian dengannya bisa jadi kita lupa dengan frame secara keseluruhan. Pelajari, tapi jangan bergantung padanya. 4. Picingkan mata. Ini untuk melihat objek secara abstrak yang membantu kita menyeimbangkan frame. 5. Berfikirlah tentang konsep (bukan teori). Apa yang akan kita sampaikan kepada orang yang melihat foto kita. Misal angel foto,  High angel untuk memperlihatkan fakta atau emosional. Tapi ketika kita menga...

Fungsi Difuser dalam Fotografi

Fungsi Diffuser dalam Fotografi  1. Menekan kekuatan cahaya yang terlalu kuat 2. Membuat cahaya yang dikeluarkan lebih menyebar 3. Melembutkan cahaya flash 4. Mencegah timbulnya bayangan yang terlalu kuat 5. Mencegah subjek atau objek menjadi overexposed 6. Membuat hasil menjadi lebih natural https://pakarkomunikasi.com/fungsi-diffuser-dalam-fotografi

Jenis Cut atau Transition

1. Clean Cut / standard cut. Transisi yang biasa kita pakai 2. Jump cut, digunakan untuk menyingkat waktu 3. L cut, biasanya untuk percakapan  4. J cut, memasukkan sebagian audio ke frame berikutnya yg berbeda jenis, lokasi, waktu, dsb 5. Cut on action, memotong video tepat ketika action 6. Cross cutting/parallel editing, 2 frame yg sambung bergantian (seringnya menggunakan L cut dan J cut), yang pada akhirnya (biasanya) 2 frame tersebut bertemu pada satu lokasi yang sama. 7. Cutaway, memotong frame tertentu dan diisi dengan frame yang lain untuk menutup kesalahan frame (dengan audio yang sama) 8. Match cut, memotong beberapa video dengan adegan yang persis  9. Smash cut, untuk perpindahan dari frame cepat ke lambat atau sebaliknya. 10. Crossfade, untuk memulai / mengakhiri scene atau untuk membedakan waktu kejadian 11. Camera movement cut, seperti match cut ditambah dengan gerakan kamera 12. Invisible cut, perpindahan frame dengan frame gelap, sangat terang atau blur atau per...

Tips Foto Dokumentasi

1. Siapkan kamera dan peralatannya dalam kondisi prima 2. Pelajari lokasi event 3. Perhatikan rundown acara 4. Peka dengan sekitar  5. Kenali apa yang mungkin akan terjadi  Persiapan merupakan kunci di dalam membuat dokumentasi yang baik. Juru foto perlu mengetahui dan mengenali apa yang mungkin akan terjadi, sehingga dapat mengantisipasi momen dan merekamnya. Siapa yang akan ada di sana, di mana persisnya suatu peristiwa akan bertempat, dari sudut mana sebaiknya foto diambil, kapan saat terbaik untuk memfoto, dan lain-lain.  Sumber: https://infotografi.com/foto-dokumentasi-acara/ https://medium.com/@budinddharmawan/fotografi-dokumentasi-35e01b66d75b